Kisah Sedih Di Balik Gol Bek Manchester City Nathan Ake Di Liga Champions
Bintang Manchester City Nathan Ake telah mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal beberapa saat setelah dia mencetak gol Liga Champions pertamanya pada Kamis (16/9) dini hari WIB, pada laga pembuka Grup A kontra Manchester City, di Etihad Stadium.
Ake masuk dalam susunan tim utama yang dikerahkan Pep Guardiola untuk pertandingan penyisihan grup melawan wakil Jerman RB Leipzig, dan Ake langsung membalas kepercayaan dari Guardiola dengan gol yang ia cetak pada menit ke-16, atau gol pembuka di laga ini.
Citizen akhirnya mampu memenangkan pertandingan yang menegangkan dengan skor 6-3, tetapi Ake justru tak bisa sepenuhnya merasa bahagia. Lantaran ia mendapat kabar bahwa Moise Ake, sang ayah, meninggal dunia beberapa menit setelah Ake mencetak gol impian itu.
Moise meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker, Ake menuturkan kisah sedih yang ia alami di balik gol yang tentu ia banggakan. Hal tersebut dituliskan Ake melalui akun Instagram pribadi miliknya.
Apa yang dituliskan Nathan Ake?
Ake turun ke media sosial untuk memberi penghormatan kepada ayahnya sehari setelah pertandingan, dan juga mengonfirmasi bahwa ia menyaksikan momen tonggak sejarah sang bek di Stadion Etihad sebelum kematiannya.
“Aku tahu kamu selalu bersamaku, kamu akan selalu ada di hatiku dan yang ini untukmu, ayah,” tulis pemain berusia 26 tahun itu di Instagram.
“Beberapa pekan terakhir adalah yang terberat dalam hidup saya, ayah saya sakit parah dan tidak ada perawatan lagi. Saya beruntung mendapat banyak dukungan dari tunangan, keluarga, dan teman-teman saya.”
“Kemarin setelah masa sulit saya mencetak gol Liga Champions pertama saya, dan hanya beberapa menit setelah dia meninggal dengan damai bersama ibu dan saudara laki-laki saya di sisinya.
“Mungkin memang begitu, melihat saya bermain selalu membuatnya bangga dan bahagia,” tutup eks Chelsea bernama panjang Nathan Benjamin Ake ini.